Tel: (021) 3169335, Email: sekr-tirbr@bppt.go.id

 

D

 

alam suasana hari Pahlawan, Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, menggelar Seminar Daring (Online) dengan tema "Teknologi Artificial Intelligence pada Drone untuk Pemetaan di Bidang Pertanian dan Maritim" di hari Selasa (10/11).

 

 

 

 

 

Di dalam Seminar Online tersebut dihadirkan pembicara-pembicara terkait drone. Seminar dibuka dengan sambutan dari Dr. Ir. Adhi Dharma Permana, MSc., selaku Direktur Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan (PTIPK) - BPPT. Dalam sambutan pembukaan tersebut, peserta mendapat gambaran tentang PTIPK dan Tupoksinya.

 

Selanjutnya sesi presentasi diisi dengan Keynote Spech dari Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR) Dr. Ir. Wahyu Widodo Pandoe, MSc. Dalam presentasinya, Deputi Bidang TIRBR membuka wawasan peserta Seminar tentang kebutuhan pemetaan secara nasional. Kebutuhan tersebut menyangkut lahan yang luas, dengan skala dan akurasi yang rinci untuk berbagai kepentingan bangsa. Kondisi ini membuka potensi penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk pemetaan yang dilakukan dengan drone.

 

Sebagai rincian dari potensi teknologi AI tersebut, maka pembicara pertama, Yomi Guno, MT. selaku Perekayasa Madya BPPT, menyajikan pemaparan berjudul "Potensi pesawat udara nir awak (PUNA) alap-alap sebagai teknologi artificial intelegence untuk pemetaan lahan pertanian produktif". Penerapan AI akan meningkatkan akurasi dengan Metode Kerangka Sample Area (KSA) dibandingkan dengan menggunakan metode eye estimate.

 

Pembahasan penerapan pada bidang maritim disajikan oleh pembicara kedua, Dewi Habsari Budiarti, PhD. selaku perekayasa teknologi Drone BPPT. "Dengan judul pemaparan Reinforcement Learning Dalam Pengembangan PUNA Untuk Misi Maritim" RL merupakan metode canggih yang mampu memperluas kemampuan terbang drone untuk meningkatkan jangkauan pemetaan maritim.

 

Pada sesi presentasi terakhir, disajikan pemaparan berjudul, "Potensi Penerapan Artificial Inteligence Pada Pesawat Udara Nir Awak" oleh Dr. Jemie Muliadi. Metode kendali berbasis Artificial Intelligence, menunjukkan keunggulan dibandingkan metode kendali konvensional.

 

Menjelang berakhirnya seminar, beberapa poin rangkuman dibacakan oleh Dr.Eng Teguh Muttaqie selaku moderator, terkait tentang kebutuhan pemetaan nasional, keunggulan teknologi AI pada pemetaan pertanian, perluasan pemetaan maritim, dan kemampuan AI menangani sistem kompleks.