Tel: (021) 3169335, Email: sekr-tirbr@bppt.go.id

 

Penyebaran virus SARS-CoV-2 atau Corona Virus Disease-19 (COVID-19) sampai saat ini masih belum menunjukan tren penurunan. Hal tersebut mendorong Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk senantiasa terus mendukung upaya dalam penanganan penyebaran COVID-19 melalui pembentukan tim Task Force Riset dan Inovasi Covid 19 (BPPT TFRIC-19) dan peningkatan kualitas penanganan 3T (Testing, Tracing dan Treating).

 

Deteksi COVID-19 dengan menggunakan metode PCR merupakan metode diagnosa klinis yang sampe sekarang dinilai paling akurat untuk mendeteksi COVID-19. Sesuai rekomendasi WHO pengujian tersebut harus dilaksanakan pada laboratorium yang minimal memenuhi standar Biosafety Level 2 (BSL2). Akan tetapi pengujian tersebut terhambat oleh beberapa kendala seperti kapasitas pengujian laboratorium BSL2 yang belum mencukupi, posisi laboratorium yang masih tersentralisasi, dan hasil deteksi yang memerlukan waktu lama sehingga menghambat tindakan medis selanjutnya. Oleh karena salah satu solusi yang dibutuhkan adanya Laboratorium BSL 2 yang mampu dipindah-operasikan.

 

Menanggapi kebutuhan tersebut, BPPT melalui Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR) bersama Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) serta Pusyantek telah melakukan riset dan inovasi Laboratorium Bergerak BSL-2 (Mobile Lab BSL-2) yang dapat dipindah-operasikankan ke lokasi yang membutukan fasilitas deteksi COVID-19 menggunakan metoda PCR. Mobile Lab BSL-2 didesain mengikuti codes, standard dan referensi teknis yang telah ditetapkan seperti protokol kesehatan WHO, CDC-NIH, dan surat edaran dari Kementerian Kesehatan dengan platform menggunakan petikemas ukuran 20 feet (ISO Container dengan PxLxT : 6.058 x 2.438 x 2.591 m). Selain itu desain dan prototipe mobile lab BSL-2 juga telah divalidasi oleh Asosiasi Biorisiko Indonesia. Sehingga mobile laboratorium ini tetap mempertimbangkan aspek operasional laboratorium yang mudah, aman dan akurat.

 

Gambar 1. Desain 3D Model Mobile Lab BSL-2 Berbasis Kontainer

 

Prototipe Mobile Lab BSL-2 pertama yang telah dibangun, saat ini telah beroperasi di RS Ridwan Meuraksa, Jakarta. Prototipe Mobile Lab BSL-2 (Gambar 2). Sedangankan prototipe kedua yang merupakan penyempurnaan dari generasi sebelumnya untuk memudahkan mobilisasi dengan penambahan trailer yang terintegrasi. Prototipe ini juga telah diimplementasikan di RS Putri Hijau, Medan (Sumut), dan RS Pertamina, Plaju (Sumsel) (Gambar 3).

 

Gambar 2. Mobile Lab BSL-2 Generasi 1 di RS Ridwan Meuraksa Jakarta