Tel: (021) 3169335, Email: sekr-tirbr@bppt.go.id

Pada tanggal 20-21 November 2019 Tim BPPT melakukan pengujian pada LRT Jabodebek. LRT Jabodebek merupakan Lintas Rel Terpadu yang nantinya akan menghubungkan Jakarta dengan kota-kota di sekitarnya, seperti Bogor, Depok dan Bekasi. Sarana kereta LRT Jabodebek merupakan salah satu produksi dalam negeri yang rangkaiannya dibuat oleh PT INKA. 

Tim BBTA3 dalam pengujian ini bertugas untuk melakukan pengukuran kebisingan dan getaran dalam kereta LRT Jabodebek. Pengukuran kebisingan dan getaran ini bertujuan untuk mengukur apakah kebisingan dan getaran dalam kabin LRT menganggu kenyamanan penumpang.

Pengukuran kebisingan dan getaran dilakukan pada pada saat kereta LRT berhenti (statis) dan saat kereta berjalan (dinamis). 

Pengukuran kebisingan statis dilakukan di Stasiun Harjamukti. Pengukuran ini dilakukan dengan menempatkan soundsource diluar kereta kemudian mengukur kebisingan suara yang terjadi di dalam kabin LRT.

Pengukuran LRT secara dinamis dilakukan dengan menjalankan LRT dari Stasiun Harjamukti, Cibubur hingga Stasiun Ciracas. Pada kondisi dinamis ini dilakukan pengambilan data kebisingan dan getaran saat kereta berjalan. Kecepatan LRT juga divariasikan agar didapat data getaran dan kebisingan yang beragam.

Dengan pengukuran kebisingan dan getaran ini diharapkan kenyamanan penumpang dalam menggunakan LRT Jabodebek dapat lebih ditingkatkan.

Pada tanggal 28 November 2019 kemarin, Bapak Menristek, Bambang Brodjonegoro beserta jajaran pimpinan BPPT, Kemenhub, INKA, PT. KAI, Adhi Karya,, PT. Len dan pihak-pihak lain yang terlibat  juga turut meninjau uji coba LRT jabodebek ini.