Pengembangan inovasi terkait breakwater apung sangat penting untuk dilakukan, salah satunya dalam rangka upaya pengamanan pantai dari erosi dan gelombang. Breakwater apung saat ini dianggap sebagai struktur pengamanan pantai yang ramah lingkungan karena memungkinkan terjadinya sirkulasi air laut secara bebas dan hewan-hewan air dapat melintas dibawah struktur.

Selain itu breakwater apung juga terbebas dari permasalahan terkait erosi dan sedimentasi di area pantai, juga dianggap sebagai struktur pengaman pantai yang lebih murah dari sisi pembiayaan dibandingkan dengan breakwater konvensional. Oleh sebab itu, dalam rangka pengembangan inovasi teknologi breakwater apung, maka dilaksanakanlah Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan pada hari Rabu, 11 September 2019 dengan tujuan melakukan pembahasan dan diskusi terkait pengembangan teknologi breakwater apung yang telah dilakukan oleh BPPT dengan menghadirkan narasumber ahli dibidangnya.

Acara Focus Group Discussion (FGD) dibuka dengan sambutan oleh Kepala Program Bapak Dr. Ir. Bagyo Widagdo, M.T dan dilanjutkan dengan paparan oleh narasumber Bapak Haryo Dwito Armono ST, M.Eng, Ph.D (Peneliti breakwater apung dari ITS Surabaya). Adapun pembahasan dalam kegiatan FGD ini lebih berfokus pada kajian stabilitas struktur apung, hidrodinamika gelombang, komponen struktur dan material, dan juga metode produksi dari breakwater apung yang telah diaplikasikan secara luas oleh produsen breakwater apung SF Marina dari Swedia. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab langsung dengan narasumber dan ditutup dengan sesi foto bersama oleh semua peserta diskusi dengan narasumber.