Tel: (021) 3169335, Email: sekr-tirbr@bppt.go.id


Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Badan Litbang ESDM) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menyelenggarakan Road Show kedua di Jakarta (05/09).Hal ini dalam rangka sosialisasi pelaksanaan Road Test penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran 30 persen biodiesel pada minyak solar) pada kendaraan bermesin diesel,
Road Test B30 dirancang dan dilaksanakan dengan mempertimbangkan berbagai macam aspek sehingga hasilnya tidak diragukan lagi oleh masyarakat dan industri.

“Kami harapkan pelaksanaan dan hasil Road Test dilaporkan secara jelas, lengkap dan akurat sehingga publik yakin penggunaan B30 tidak berdampak signifikan pada mesin kendaraan”, terang Dadan Kusdiana, Kepala Badan Litbang ESDM.
Sementara itu, Tjahjo Pranoto selaku Kepala BT2MP BPPT mengatakan, “Sejauh ini, pengujian secara keseluruhan menunjukkan hasil yang konsisten. Kinerja kendaraan, mutu bahan bakar, pelumas, emisi, serta konsumsi bahan bakar yang menggunakan B30 nilainya konsisten dan tidak berbeda signifikan dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan B20”
Pelaksanaan Road Test dilakukan pada 2 jenis kendaraan yaitu kendaraan penumpang dengan berat kotor kurang dari 3,5 ton dan kendaraan truk dengan berat kotor lebih dari 3,5 ton. Kendaraan penumpang diuji dengan tujuan untuk membandingkan kinerja kendaraan yang menggunakan B20 dan B30 serta mendapatkan konfirmasi usulan spesifikasi B100 untuk campuran B30. Adapun tujuan pengujian kendaraan truk adalah mendapatkan konfirmasi efek penggunaan B30 pada kondisi awal dibandingkan dengan kondisi setelah jarak tempuh tertentu.



Road Test B30 pada kendaraan bermesin diesel dilaksanakan bersama-sama antara Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE), Badan Litbang ESDM, BPDPKS, BPPT, PT Pertamina (Persero), APROBI dan GAIKINDO.

Sosialisasi dihadiri oleh pihak terkait antara lain, akademisi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Himpunan Asosiasi Alat Berat Indonesia (HINABI), asosiasi petani kelapa sawit (ASPEKPIR, SPKS, SAMADE, APKASINDO) dan mahasiswa di Jakarta dan sekitarnya. (Girindro/BT2MP)