Tel: (021) 3169335, Email: sekr-tirbr@bppt.go.id

Untuk meningkatkan daya saing industry, PTIP melaksanakan Kegiatan Inovasi Teknologi Industri /Peralatan Sistem Produksi. Kegiatan inovasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan design engineering atau menambah akurasi ketelitian, melalui beberapa tahapan mulai dari pelaksanaan audit teknologi, standar, design & engineering maupun restrukturisasi industri.

Pembangunan industri manufaktur memerlukan mesin perkakas sebagai pendukung barang modalnya. Data dari kemendag untuk perkembangan komoditi impor non migas sampai periode 2018 menunjukkan bahwa impor mesin dan pesawat mekanik merupakan terbesar dengan nilai US$ 21.8 miliar, terbesar kedua setelahnya adalah mesin dan peralatan kelistrikan senilai 18.3 miliar. Akibat impor barang modal, kapasitas produksi mesin perkakas local hingga kini tidak berkembang di atas 100 unit per bulan. Sementara kebutuhan mesin perkakas nasional diperkirakan mencapai 15.000-20.000 per tahun.

Untuk mengurangi ketergantungan mesin perkakas dan teknologi mesin perkakas dari luar negeri perlu dikembangkannya suatu kemandirian teknologi dalam negeri pada industri mesin perkakas sebagai dasar atau penyokong utama industri mesin atau industri engineering. Pengembangan kemampuan industri mesin perkakas dalam negeri akan memperkuat industri permesinan/industri manufaktur di dalam negeri.

Pada Program Inovasi Teknologi Industri Peralatan Sistem Produksi, kegiatan pengembangan mesin perkakas ditangani oleh WBS (Work Breakdown Structure) Pengembangan Industri Mesin Perkakas .

Spesifikasi mesin bubut CNC Kirana 5,5 kW  sebagai berikut :

Jenis                                        : Horizontal spindel

Jumlah  sumbu gerak               : 2 ( sb-x dan sb-z )

Power                                      : 5,5     kW

Max Speed                              : 4500 rpm

Max. Torque                            : 95      N.m

Max. Feedrate                         : 5000  mm/min

Max. Outer Diam                    : 210    mm

Max. Z Travel                         : 310    mm

Chuck Diam                            : 170    mm

Resolusi                                   : 0,001mm

Controller                                : Siemens 828D

PTIP bersama BMEPPO dan UNINUS telah melakukan pengujian keandalan komponen utama dan komponen pendukung sesuai dengan standar ISO 230-3: 2007,  ISO 10791-10:2007 dan ISO 13041-8:2004. Salah satu Uji keandalan mesin bubut cnc 5,5kW yaitu membuat komponen (spare part) pompa. Lokasi pengujian keandalan mesin bubut cnc 5,5 kW ini dilakukan di Laboratorium CNC Universitas Nusantara (UNINUS) Bandung. Selain pengujian keandalan dilakukan juga beberapa lain diantaranya pengujian Ballbar, Pengujian Distorsi termal, Peforma. Pengujian Ballbar yang dilakukan di ( di PT. Daun Biru Engineering ) Depok untuk melihat pengaruh atau perubahan ketelitian geometrik mesin bubut cnc 5.5 kW. Pengujian Ballbar dilakukan berdasarkan ISO 13041 – 7 : 2004. Pengujian Distorsi termal, Peforma dilakukan sesuai ISO 230-3. Hasil pengujian menujukan peforma CNC yang baik. Dalam peranannya PTIP hingga saat ini telah ikut serta melaksakan standarisasi mesin  perkakas, sertifkasi sistem mekanik, optimasi sistem produksi, dan sertifikasi sistem kontrol. Sehingga Pada tahun 2018 PTIP turut serta menyelesaikan pengujian dan Sertifikasi Prototype CNC Bubut 5,5 KW.

Untuk menambah pasar pengguna CNC Bubut 5,5 KW, PTIP bersama BMEPPO dan PT. Daun Biru mempromosikam pada mesin tersebut pada berbagai kegiatan pameran, salah satu diantaranya pameran Manufaktur Indonesia Trade Event, yang diadakan Kementerian Perindustrian di Jakarta International Expo Kemayoran, 5-8 Desember 2018.

 

 

Pada Pameran ini, BPPT menampilkan dua mesin karya anak bangsa, yakni Mesin Bubut CNC Kirana 5 dan Mesin Miling.

Produsen lokal perkakas seperti PT Rekayasa putra mandiri, PT CNC Disain Nusantara, PT Surya Gemilang Engineering, CV Serang Teknindo, ATMI pro, masih berperan dalam rekayasa mesin industri salah satunya produk mesin CNC, namun untuk produk mesin CNC masih didominasi perusahaan supplier. Melihat kondisi produsen mesin perkakas lokal masih sedikit, dan memacu industri 4.0, PTIP terus meningktakan peranannya dalam bidang penerapan teknologi khusunya dalam produksi mesin industri dan permesinan, selain itu juga memproyeksikan perkembangan produk mesin perkakas pada sektor hulu khususnya produsen lokal. Sehingga diharapkan dapat mengurangi impor produk.

 

 

 

Referensi:

http://www.kemendag.go.id/id/economic-profile/indonesia-export-import/growth-of-non-oil-and-gas-import-commodity

 https://www.kemenperin.go.id/artikel/14862/Industri-Mesin-Perkakas-Sulit-Berkembang

 

https://economy.okezone.com/read/2019/02/10/320/2015983/menperin-industri-manufaktur-jadi-tulang-punggung-ekonomi-nasional